Berawal dari Motivasi seorang guru senior di tempat tugas, membuat saya merasa terpanggil dan ingin memiliki suatu karya yang bisa dinikmati khalayak. Tanggal 06 Juni 2020 tepat pada pada pukul 22.36 WIB Bu Aam Nurhasanah salah satu rekan yang telah lebih dulu bergabung dengan kelompok penulis bersama Om Jay mengirimkan Famplet berisikan No. WA Om Jay... pikirkupun melayang dan ingin sekali menghubungi beliau.
![]() |
Tanggal 07 Juli 2020 pukul 19.20 WIB saya mencoba menghubungi Om Jay, dan meminta pencerahan untuk ikut menjadi penulis dan bergabung dengan orang-orang hebat. Dan alhamdllah ternyata beliau orangnya welcome banget, senang rasanya beliau langsung memasukan No. WA ku ke grup Belajar Menulis Gel.14. Dimana para anggotanya lebih dari 200 orang yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.

Dan Pada tanggal 08 Juli 2020 pukul 19.30 WIB untuk kali pertama saya mengikuti Zoom Meeting dengan Tema “ Proses Menerbitkan Buku”

Brikut resume yang saya buat mudah-mudahan dapat membuat teman-teman cerah juga seperti saya ..hehe.
Semua orang dapat menulis hanya kadang kala tidak setiap orang bisa mencurahkan hasil tulisannya, adapun tujuan dari penulisan setiap orang itu berbeda-beda seperti gambar di atas. Tidak benar jika setiap orang hanya hobi semata, tapi salah satunya adalah Orientasi pada profit itu adalah manusiawi gaiss..pengabdian bisa dibilang adalah suatu naluri dalam setiap ruang lingkup pekerjaan, apapun latar belakangnya, bagaimanapun bobroknya jiwa seseorang bila dia terlahir dan hidup pasti saya katakan ada hal yang dia lakukan sebagai pengabdian khusunya membuat sebuah buku bila dalam dunia pendidikan, Branding atau promosi bisa dikatakan memiliki banyak manfaat bagi segelintir orang dalam dunia tertentu, untuk mengenalkan identitas diri dan menarik minat khalayak..adapula orang menulis hanya karena memenuhi akreditas semata, tak apa karena merupakan tuntutan yang positif.
Adapun posisi kita pada gambar di atas bisa kita lihat, di manakah kita posisi sekarang ini ??? pastinya kita ingin pada posisi atas ya gaisss ???
Dimulai dari diri sendiri, saat ini dan hari ini mari kita belajar menulis untuk membuat karya yang dapat dinikmati khalayak..semangat kakaaaa..hehe..
Seringkali kita bingung bagaimana proses pembuatan buku dan sebenarnya apa yang dapat kita hasilkan ??? gambar di atas adalah penjelasannya. Ternyata kita sebagai penulis tidak akan dibuat rugi oleh penerbit gaiss,,kita akan selalu mendapat provit dari setiap penjualan atas karya kita.
Baik, menurut pa Joko ketika kita memiliki sebuah karya, lalu kita menyerahkan pada penerbit untuk diperbanyak, setelah itu karya kita laku keras di pasaran. Naah dari sana pundi-pundi uang akan mengalir kepada kita, tentunya jika karya kita banyak diminati orang dan disukai sehingga banyak konsumen membelinya.
Gaiiss..bayangkan hasil kerja keras kita akan terus mengalir sampai anak cucu kita jika buku tersebut terus dan terus diperbanyak dan selalu diminati semua orang. Kebayang kan bagaimana tajirnya penulis Mira Lesmana dan Asma Nadia ??? hehe..mereke memiliki ratusan judul buku yang tersebar di seluruh dunia.
Ok…masih berfikir tidak mau menulis,,hanya modal pemikiran dan imajinasi lalu kita menulis..jadi deeehhh…
Naah bagan di atas adalah skema penerbitan buku ya gaisss…
Adapun kendala yang dihadapi sesorang untuk menulis adalah seperti gambar di atas, minat baca, minat tulis dan apresiasi hak cipta. Tidak banyak orang suka membaca, kadang mereka cuek bebek masa bodo dengan informasi yang harus dibaca sehingga kadang timbul salah persepsi dan salah tafsir, dan akhirnya menimbulkan hoaks, maka dari itu ayoo..budayakan membaca..
Selain malas, ternyata kurangnya sumber bahan bacaan juga berpengaruh dalam hal minat baca,,karena kekurangan bahan inilah membuat sebagian orang enggan dan malas membaca pada akhirnya. Selain itu juga ternyata kualitas bacaan mempengaruhi si pembaca, bila kurang menarik pembaca langsung meninggalkan buku begitu saja apalagi buku tebal tanpa gambar dan humor, yang kadang membuat kita bahkan saya pribadi menjadi malas untuk melanjutkannya..hehe..
Selanjutnya budaya tulis juga sangat berperan penting, tidak semua orang juga suka menulis, mereka kadang hanya ingin jadi pendengar seperti halnya mendengarkan dongeng,,hehe..dan terkadang ada yang ingin menulis tapi tidak tau bagaimana cara memulainya,,naahh,,ini gw bangeettt..hehe..tapi setelah bergabung bersama Om jay..sedikit-sedikit saya sudah faham..dan yang sangat-sangat penting banget pembajakan gaiss…ini nih yang bikin mati kutu para seniman,,jadi please..hentikan plagiat,,karena mencontek adalah pelanggaran akademik gaissss..hehe..
Naah..bagan di atas memang sedikit rumit ya gaisss..,tapi intinya kalau mau ngirim hasil karya kita itu jangan lupa hard copynya aja yaa…takut di salah gunakan kalau pake soft file..tar nangis abang ga tanggung jawab deehhh..hahayyyy
Seperti halnya makan yang membuat kita kenyang, menulis pun dapat menghasilkan gaisss…apa coba..tuuhhh kaya bagan di atas..kepuasan, reputasi, karir dan uang ..mantaappp kaaannn…ayo menulissss…
Pasti setiap orang bertanya, apa sih yang kita peroleh jika menjadi seorang penulis, menguntungkan ga siihh???..yup pasti menguntungkan gaiss..finansial ok, karir ok, kebutuhan batin alias momen yang ta terlupakan ok, reputasi apa lagi,,kita dapat terkenal gaisss…kebayang ga kata pa Joko juga, misalkan kita lagi di Bandara nih, tiba-tiba ada seseorang lagi baca buku kita, pastinya gaisss kita bangga bangeetttt…penulis nya gw loohhh lg di depan eluuuu,,hehehe….
Naah..pasti kita juga suka banyak yang nanya kaya gini,,kalau jadi penulis pasti harus pandai nulis, kosakata, tanda kalimat atau bahkan sintaksis dan antek-anteknya,,hehe..jawabannnya noooo gaissss…tuuh kaya bagan di atas kata Pak Joko editorial hanya 10 % gaisss..jadi tenang bagi kalian yang sembrono dalam hal pengetikan,,hehe..naah yang jelas besar prosentasenya adalah peluang pasar gaiss…kalau judul dan isi kita menarik yakin deeh kata Pak Joko juga banyak peluang buat bumiing,, keilmuan juga tak akalah penting gaisss 30 % looh,,,karena segala sesuatu juga yang jelas harus pake ilmu,,hehe, naahhh reputasi penulis juga hanya 10% misalkan nih,,pa jokowi yang bikin, atau bahkan alm BJ. Habibie pastinya banyak yang penasaran kan sama isinya jadi beli deeehh buat dibaca.
Naah..naskah apa yang diterbitkan..jawabannya da 4 gaisss..tuuh ba sendiri j yaa…hehe..yang jelas paling mantep yaa…Tema Populer Penulis Populer dong yaa…haha…insya allah kita bisa pada tahap itu gaisss,,semangat kaka…
Pastinya ketika kita akan menulis bingung mau nulis apa yaa…naah kata pak Joko kita bias melihat trend apapun juga d Google Trend jadi kita bias update tentang apa yang akan kita tulis untuk membuat orang membaca tentang trend yang kita bikin.
Oplah merupakan jumlah cetakan, nah untuk pilihan pertama Market sempit dan Lifecycle panjang itu yang sering kita pake di sekolah gaiss..misalkan buku pelajaran, kamus dan ensiklopedia, kalau Market sempit dan Lifecycle pendek itu adlaah menulis kisah yang pada saat itu terjadi misalkan saja tsunami, banjir bandang, adapaun Market lebar dan lifecycle pendek misalkan kita bikin buku pajak dengan UUD sekarang tapi diterbitkan bebrapa tahun kemudian, atau bahkan membuat buku Microsoft 2006 kemudian keluar 2010 itu kan pasti jadul banget mangkanya disebut lifecycle pendek, naah yang paling bagus untuk pemula adalah Market lebar dan lifecycle panjang ,,pokonya artnya update laah kekinian kalau jaman sekarang mah,,hehe.
Gaya selingkung bukan gaya batu atau kupu-kupu renang ya gaisss…gaya selingkung merupakan gaya pengutipan atau struktur penulisan, nah di PT. Andi yang digunakan adalah gaya yang sudah ditetapkan oleh penulis gaiss.
Ketika kita menjadi penulis pasti ada dua pilihan idealis atau industrialis, 2 pilihan itu adlah sah-sah saja. Idealis karena tidak butuh uang diperuntukkan biasanya pada orang-orang tertentu misalkan guru besar, kalau industrialis adalah penulis yang menekankan pada penghasilan dan ini aman-aman saja, karena uang juga bagian dari penghasilan penulis..hehe.
Bagi penulis yang terpenting adalah dedikasi untuk semua orang dan tidak terpaku pada satu khalayak, karena kalau dipruntukkan oleh orang-orang tertentu dan memiliki pasar sempit, beda halnya kalau kita menyajikkan buku untuk semua kalangan artinya pasar kita luas.
Bagi setiap penulis pasti ada pertanyaan, kapan sih buku gw diterbitkan keterima ga siihhh??? Gt kan..hehe..naahhh liat bagan atas biar kita paham.. tidak semudah bikin telor dadar kan gaisss..jadi harus penuh kesabaran, kaya nunggu kamuuu..iyyaaa kaammuuu..hahayayyy
Naahh…gaisss demikian ulasan dari Pak Joko yang diakhiri sama mas Dilan hehe mantap kaannn…luarbiasa banget yaa…dan selanjutkan dalam diskusi kita ada sesi Tanya jawab, berikut yang masuk pada sesi Tanya jawab :
- Bu Sri Gel. 12
Bagaimana menilai kriteria penerbit menilai tulisan kita, popular dan tidaknya ? apa saja pertimbangannya ? trimakasih.
Jawab : Buku yang digunakan dengan tidak pasti di sekolah atau kampus, disebut dengan buku popular. Tetapi buku yang digunakan untuk pembelajaran disebut buku teks. Dan dapat dilihat kriteria dan penyajiannya. Buku popular disajikan dengan sedikit renyah tidak seperti buku teks.
Andy Muhtadin dari Beltim-Babel
Asslamualaikum wr.wb. berapa lama waktu jawaban di terima atau ditolak naskah setelah dikirim ? JIka dikirim naskah sudah jadi full kirim email boleh tidak ? email resmi atau pribadi ?
Jawab : biasanya 2 minggu atau 1 bulan, apakah lebih cepat ? bisaaa..kalau memang sedang kejar target
Lilis dari Majalengka Gel.12
Bagaimana sistematika penulisan untuk buku teks ini? Berapa halaman ? apakah bentuknya seperti modul? Terimakasih.
Jawab : kalau buku teks pasti ada aturannya, dan biasanya 200 halaman, dan biasanya di setting menurut aturan kementrian , modul bukan buku, buku itu adalah buku ajar dan referensi.
Dyah dari Banyuwangi
Kenapa buku SMK sulit sekali di dapat d took buku ? apakah penerbit kurang tertarik ? atau guru SMK tidak produktif membuat buku ?
Jawab : PT. Andi adalah PT terlengkap, dan biasanya buku sekolah tidak dipajang di toko buku tetapi langsung kerjasama dengan sekolah-sekolah atau kampus. Ya benar sekali guru SMK kurang produktif maka dari itu ayoo menulis.
Dari Solok Sumatera Barat
Bagaimana cara yang dapat bapak lakukan untuk menerbitkan buku teks?
Jawab : kami menerbitkan buku teks disesuaikan dengan kurikulum yang berlaku.
Yohana dari NTT
1 kali cetak berapa eks ? dan biaya kirim saat dicetak ? jika tulisan kami di tolak apakah bias diperbaiki lagi ?
Jawab : Kalau penerbit Andi tidak memungut uang dari penulis, sebaliknya penulis akan mendapatkan uang dari penerbit, biaya kirim tidak dibebankan kepada penulis, tetapi setiap 6 bulan sekali akan mendapatkan royalti dan penjulan buku.
Aam Nurhasanah dari Banten
Adakah tips yang bisa bapak berikan sehingga kemungkinan buku atau naskah yang kita buat bias langsung diterima oleh penerbit ?
Jawab : Penerbit memiliki hak untuk menolak, kalau ada penolakan berarti ada perbaikan
Rachmi dari Banyuwangi
Bagaimana potensi pasar ebook dibanding buku cetakan/terbitan, apakah ada beda untuk menerbitkan buku ebook dengan buku yang di toko buku ?
Jawab : Kita memasuki transisi yang dipercepat, sehingga buku fisik akan tergantika dengan ebook, hanya saja ebook dijadikan pdf. Dan didalamnya akan lebih menarik, jadi ebook akan lebih menarik dibanding buku fisik.
Bapak Inengsih Suradnya dari Bali
Pada saat pandemic seperti ini buku apa yang beest seller pak ? dan judul jenis apa yang bapak penerbit harapkan untuk memenuhi pasar ?
Jawab : 4 Mega Septing di bawah bisa menjawab pertanyaan bapak.
Hesty dari Lombok
Apakah penerbit Andi hanya menerima buku ajar ? saya ingin menrbitkan buku motivasi buat muslimah tapi belum berani mengirim naskahnya.
Jawab : Tidak PT. Andi menerbitkan untuk semua buku.
Demikian paparan kita untuk acara malam ini, dan pak Joko memberikan kesimpulan bahwa antara penulis dan penerbit harus ada keterbukaan supaya tidak ada miskom. Dan pak Joko menutup dengan kalimat yang indah sebagai berikut :
“Ada 7 burung yang hinggap di dahan, dari 7 burung tersebut 5 burung hendak terbang, pertanyaannya, berapa burung yang masih di pohon ? dan jawabannya tetap 7, karena yang 5 burung masih akan dan belum terbang.”
Kesimpulannya mari kita belajar untuk bisa dan terbiasa, sehingga menghasilkan sesuatu yang bermanfaat, jangan takut dan jangan menyerah.
Sampai jumpa diresume selanjutnya..
Salam penulis salam literasi !!!
Posted by 




















Keren pake bingit, resumenya Bu...
BalasHapusAlhmdllh bu..mkash.baru belajar bu, dtunggu sekali kritik n sarannya. Baru 1 resume bu..ga kburu dengn admnistrasi sekolah😊🤭
Hapus